18 Juni 2010

Khasiat Tanaman Rambutan

Nama: Rambutan
Nama botani: Nephelium lappaceum L.
Famili: Sapindaceae
Nama simplisia: Nephelii lappacei Semen (biji rambutan). Nephelii lappacei Pericarpium (kulit buah rambutan).
Nama daerah: rambutan, rambot, rambut, rambuteun, rambuta, jailan, folui, bairabit, puru biancak, p. biawak, hahujam, kakapas, likis, takujung alu. Jawa: rambutan, corogol, tundun, bunglon, buwa buluwan. Nusa Tenggara: buluan, rambuta. Kalimantan: rambutan, siban, banamon, beriti, sanggalaong, sagalong, beliti, malit;, kayokan, bengayau, puson. Sulawesi: rambutan, rambuta, rambusa, barangkasa, bolangat, balatu, balatung, walatu, wayatu, wilatu, wulangas, lelamu, lelamun, toleang. Maluku: rambutan, rambuta.
Nama asing: Shao tzu (C), rambutan (Tag), ramboutan (P), ramustan (Spanyol).

Rambutan banyak ditanam sebagai pohon buah, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembap dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2.000 mm. Rambutan merupakan tanaman dataran rendah, hingga ketinggian 300-600 m dpl.

Pohon dengan tinggi 15-25 mm ini mempunyai banyak cabang. Daun majemuk menyirip letaknya berseling, dengan anak daun 2-4 pasang. Helaian anak daun bulat lonjong, panjang runcing, tepi rata, pertulangan menyirip letaknya berseling, dengan anak daun bulat lonjong, panjang 7,5-20 cm, lebar 3,5-8,5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, warnanya hijau, kerapkali mengering. Bunga tersusun pada tandan di ujung ranting, harum, kecil-kecil, warnanya hijau muda. Bunga jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon.

Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 4-5 cm, dengan duri tempel yang bengkok, lemas sampai kaku. Kulit buahnya berwarna hijau dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak Dinding buah tebal. Biji bentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air, rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu.

Rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Ada banyak jenis rambutan, seperti ropiah, si macan, si nyonya, lebak bulus, dan binjei. Perbanyakan rambutan umumnya dengan biji, tempelan tunas, atau dicangkok.

Sifat dan Khasiat
Kulit buah berkasiat sebagai penurun panas. Biji berkhasiat menurunkan kadar gula darah (Hipoglikemik).

Kandungan Kimia
Buah mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium, dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tanin dan saponin, flavonoida, petic substances dan zat besi.

Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang digunakan adalah kulit buah, kulit kayu, daun, biji dan akarnya.

Indikasi
 

Kulit buah digunakan untuk mengatasi:
  • Disentri
  • Demam

Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:
  • Sariawan

Daun dugunakan untuk mengatasi:
  • Diare
  • Menghitamkan rambut

Akar dugunakan untuk mengatasi:
  • Demam

Biji digunakan untuk mengatasi:
  • Kencing manis (diabetes melitus)

Cara Pemakainan
Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Untuk pemakaian luar, giling daun sampai halus, lalu tambahkan sedikit air. Gunakan air perasan untuk menghitamkan rambut yang beruban.

Contoh Pemakaian

Disentri

  • Cuci kulit buah rambutan (10 buah), potong-potong seperlunya.
  • Tambahkan tiga gelas minum air bersih, lalu rebus airnya tersisa separuhnya.
  • Setelah dingin, saring dan minum.
  • Lakukan sehari dua kali, masing-masing tiga perempat gelas.

Demam
  • Cuci kulit buah rambutan yang telah dikeringkan (15 g).
  • Tambahkan tiga gelas air bersih, lalu rebus sampai mendidih sampai 15 menit.
  • Setelah dingin, saring dan minum.
  • Lakukan tiga kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.

Menghitamkan rambut beruban
  • Cuci daun rambutan secukupnya, lalu tumbuk sampai halus.
  • Tambahan sedikit air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti bubur.
  • Peras dan saring dengan sepotong kain.
  • Gunakan air yang terkumpul untuk membasahi rambut kepala.
  • Lakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

Kencing manis
  • Gongseng biji rambutan (lima biji), lalu giling sampai menjadi serbuk.
  • Seduh dengan satu cangkir air panas.
  • Setelah dingin, minum airnya sekaligus.
  • Lakukan 1-2 kali sehari.

Sariawan
  • Cuci kulit kayu rambutan (tiga ruas jari), lalu rebus dengan dua gelas air bersih sampai tersisa satu gelas.
  • Gunakan untuk berkumur selagi hangat.

Tidak ada komentar: